Perfeksionis
Ada
seorang mahasiswi yang lulus dengan nilai terbaik. Setelah setahun
mencari kerja ke sana ke sini, ternyata tidak ada yang cocok. Dia merasa
dirinya lulusan terbaik (cum laude), ia selalu minta gaji yg lebih
tinggi dari harga pasaran. Walaupun telah dinasehati oleh orangtuanya,
ia selalu berkata bhw ia adalah mahasiswi lulusan terbaik dan pantas
mendapatkan gaji yang lebih tinggi.
Merasa tidak mampu
mengatasi putrinya yang keras kepala, suatu hari, ia mengajak putrinya
ke pasar untuk menemaninya berjualan buah-buahan.
Ketika seorang pembeli menanyakan harga buah pir perkilo ibu itu
menjawab,"18 ribu rupiah, tidak kurang." (Padahal harga pasaran cuma 15
ribu)
Beberapa pembeli urung membeli pir, dan pindah ke penjual yg lain. Namun ibu itu tetap pada pendiriannya.
Dengan heran putrinya bertanya, "Kenapa tidak dikasih kurang sedikit, Bu?"
Ibunya menjawab,"Buah pir kita yg terbaik."
"Tapi saya melihatnya sama saja, lagi pula buah pir.. ya.. buah," protes putrinya.
"Tidak, buah pir kita yang terbaik. Kita pantas menjualnya dengan harga lebih mahal," tukas ibunya dengan tegas.
Waktu terus berlalu, ketika hari mulai siang, para pedagang menurunkan
harga pir menjadi 13 ribu per kilo. Meskipun banyak orang tertarik pada
buah pirnya, namun ibunya tidak mau menurunkan harga seperti para
pedagang lainya, dengan alasan buahnya lebih baik.
Ketika waktu menunjukkan pukul 12 siang, para pedagang beranjak pulang karena barang dagangnya telah habis.
Kini tinggal ibu itu seorang diri.
"Kenapa ibu tidak mengikuti mereka saja?" keluh putrinya.
Lagi-lagi ibunya menjawab, "Buah pir kita yang terbaik".
Ketika hendak pulang, ada orang yang kebetulan melewati tempat mereka
dan menawar pir dengan harga 12 ribu. Akhirnya ibu itu melepaskan
dagangannya.
Merasa aneh dengan tindakan ibunya, putrinya
bertanya dengan kesal, "Kita sia-sia menghabiskan banyak waktu di sini,
toh akhirnya terjual 12 ribu saja. Kenapa tidak dari tadi pagi
menjualnya dengan harga 15 ribu?"
"Kenapa kamu juga
menyia-nyiakan waktumu setahun dan kenapa kamu tidak menerima pekerjaan
dengan gaji standar dari dulu? Kalau kemudian terbukti kamu terbaik,
kamu bisa mengajukan kenaikan gaji," jawab ibunya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar