Diagnosis stroke ketika bayi, yg kemudian berkembang menjadi Cerebral Palsy (CP) membuat orang tua Finlay Lomax menyiapkan diri. Bocah berusia 4 tahun ini divonis akan bergantung pada kursi roda seumur hidupnya. Menurut Becci, ibu Finlay, dokter mengatakan bahwa Finlay mengalami kerusakan bagian otak yg mengatur koordinasi gerak tubuhnya sehingga Finlay tak akan mampu berjalan.
Kegembiraan tak terkira dirasakan oleh Becci, ketika tiba tiba Finlay dapat berdiri & belajar berjalan dg dua kakinya setelah ia mempelajari gaya jalan Ming–Ming, seekor anak itik binatang peliharaannya. Becci memelihara Ming Ming karena iba, temannya sesama petani membuang Ming Ming karena kakinya melebar ke samping yg membuat itik ini pincang kalau berjalan. “Saya berusaha menyelamatkan & memasang bidai di kakinya“ katanya seperti dikutip di Daily Mail. Beberapa pekan kemudian bidai dilepas, dan Ming-Ming pun berkeliaran di dalam rumah. Finlay sangat terkesan dg kemajuan yg dialami Ming Ming, dia lantas menirukan cara berjalan itik pincang ini. “Aku berjalan seperti itik mami!” teriak Finlay. Sebelumnya, Finlay sebenarnya sudah cukup lama menjalani fisioterapi, ia tergolong pasien yg rajin berlatih, namun tak terjadi respon yg bagus. Tp akhirnya Finlay dapat berdiri & berjalan setelah menirukan cara berjalan itiknya.
Cerita diatas tidak menjelaskan apakah mereka keluarga Kristen, atau apakah mereka berdoa. Namun, mujizat tlah terjadi dalam hidup Finlay.
Ketika Finlay melihat itik pincang yg belajar berjalan maka timbul iman di hati Finlay kecil, “Kalau bebek kecil itu bisa berjalan dengan baik aku pasti jg bisa!” Iman dan perkataannya berlaku seperti hukum rohani yg Yesus katakan, ia tidak bimbang dan mulai berjalan.
Markus 11:23 “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa berkata kepada gunung ini: Beranjaklah dan tercampaklah ke dalam laut! asal tidak bimbang hatinya, tetapi percaya, bahwa apa yg dikatakannya itu akan terjadi, maka hal itu akan terjadi baginya”
Kegembiraan tak terkira dirasakan oleh Becci, ketika tiba tiba Finlay dapat berdiri & belajar berjalan dg dua kakinya setelah ia mempelajari gaya jalan Ming–Ming, seekor anak itik binatang peliharaannya. Becci memelihara Ming Ming karena iba, temannya sesama petani membuang Ming Ming karena kakinya melebar ke samping yg membuat itik ini pincang kalau berjalan. “Saya berusaha menyelamatkan & memasang bidai di kakinya“ katanya seperti dikutip di Daily Mail. Beberapa pekan kemudian bidai dilepas, dan Ming-Ming pun berkeliaran di dalam rumah. Finlay sangat terkesan dg kemajuan yg dialami Ming Ming, dia lantas menirukan cara berjalan itik pincang ini. “Aku berjalan seperti itik mami!” teriak Finlay. Sebelumnya, Finlay sebenarnya sudah cukup lama menjalani fisioterapi, ia tergolong pasien yg rajin berlatih, namun tak terjadi respon yg bagus. Tp akhirnya Finlay dapat berdiri & berjalan setelah menirukan cara berjalan itiknya.
Cerita diatas tidak menjelaskan apakah mereka keluarga Kristen, atau apakah mereka berdoa. Namun, mujizat tlah terjadi dalam hidup Finlay.
Ketika Finlay melihat itik pincang yg belajar berjalan maka timbul iman di hati Finlay kecil, “Kalau bebek kecil itu bisa berjalan dengan baik aku pasti jg bisa!” Iman dan perkataannya berlaku seperti hukum rohani yg Yesus katakan, ia tidak bimbang dan mulai berjalan.
Markus 11:23 “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa berkata kepada gunung ini: Beranjaklah dan tercampaklah ke dalam laut! asal tidak bimbang hatinya, tetapi percaya, bahwa apa yg dikatakannya itu akan terjadi, maka hal itu akan terjadi baginya”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar