Suatu saat di adakan perlombaan panjat tebing tradisional yang di ikuti oleh orang-orang terkuat dari semua daerah. Ketika start, semua penonton bersorak mendukung mereka,sehingga mereka berlomba dengan semangat. Tapi di tengah pertandingan, beberapa orang menyerah karena perlombaan sangat berat. Mereka memilih untuk berhenti daripada tetap berlomba.
Akhirnya, hanya ada 5 orang terus berjuang mencapai garis akhir. Saat medan bertambah sulit, para penonton yang tadinya mendukung itu mulai tidak yakin akan kemampuan para jagonya. Mereka berteriak agar jagonya menyerah saja. Bahkan sebagian memberitahu jagoannya bahwa medan yang berat itu berbahaya dan bisa mebinasakan mereka. Mendengar kata-kata itu, membuat mereka menjadi lemah. Satu persatu dari peserta yang tersisa mulai menyerah. Akhirnya hanya 1 orang yang bertahan dan memenangkan perlombaan.
Setelah di teliti alasan kegagalan dari peserta lomba, hasilnya menyebutkan bahwa mereka yang mendengarkan perkataan penonton menjadi takut dan berhenti. Suara-suara yang meneriakkan hal negatif ternyata melemahkan semangat para peserta lomba.Kemudian mereka ingin mengetahui kunci kemenangan dari peserta yang berhasil menjadi juara.Ternyata ia adalah peserta yang tuli. Akibat tuli, ia tidak bisa mendengar apapun yang penonton katakan.
Kadang kala kita juga harus melakukan hal yang sama yaitu menutup telinga rapat-rapat saat suara-suara negatif di teriakan kepada kita. Banyak orang justru jatuh dan kalah ketika suara itu mereka tangkap dan perhatikan. Akibatnya, mereka tidak lagi menjadi fokus. Mereka tidak lagi mengarahkan pandangannya kepada tujuan mereka. Tetapi mereka lebih mempercayai hal negatif apa yang di ucapkan kepada mereka.
Cobalah kita melihat kembali apa yang Tuhan janjikan kepada kita. Mungkin secara logika itu tidak masuk akal, apa lagi orang-orang di sekitar kita sama sekali tidak mendukungnya, bahkan mengecewakan. Hanya ketahanan dan fokus plus menutup telinga Anda rapat-rapat terhadap semua kata-kata negatif itu, maka Anda akan dapat mencapai garis akhir itu.
"TIDAK SEMUA ORANG SETUJU DENGAN TUJUAN ANDA ITU, SEBABNYA TIDAK PERLU MENDENGAR PERKATAAN SETIAP ORANG"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar